Pandemi Covid-19 Hantarkan Darmawati, S.Pd. Sebagai Penulis Terbaik

Uncategorized

Bontang (Madrasah) – Pandemi Covid-19 tidak menyulutkan hobi, tetapi malah mendatangkan kesempatan emas bagi guru Bahasa Indonesia MAN Bontang, Darmawati, S.Pd. untuk menorehkan pena menjadi karya sastra. Sebelas buku Antologi yang hingga kini sudah diterbitkan beliau yakni Antologi Artikel Pendidikan, Cerpen, Puisi, Pantun dan juga Jurnal Pedidikan. Dari kesempatan menulis inilah, Miss. Darma (panggilan akrab beliau) dapat meraih predikat sebagai Penulis terbaik Antologi Puisi dalam buku Antologi Puisi Nasional Berjudul Dear Aksara di Dumai, tanggal 05 Februari 2022

Kepala MAN Bontang, Sugiannoor, S.Pd.I  selain memberi apresiasi tinggi, juga mengucapkan selamat dengan prestasi yang telah diraih oleh Miss.Darma. Sugiannoor  juga sangat berharap agar momentum ini menjadikan Miss.Darma semakin semangat dalam pengabdiannya dan dapat menginspirasi teman sejawat.

Alhamdulillah, Selamat atas kesuksesan Miss. Darma, saya bangga, tetaplah berkarya. Jangan lupa tularkan virus positif ini kepada teman-teman, khususnya keluarga besar MAN Bontang” pintanya.

Kesempatan menulis yang sudah menjadi hobby mendapatkan kesempatan saat pembelajaran jarak jauh. Dengan penerapan pembelajaran jarak jauh, Miss. Darma lebih dapat mengatur waktu dan memiliki kesempatan menorehkan tulisan, dengan tidak pernah meninggalkan tugasnya sebagai pendidik dan pengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI dan XII. 

‘Harimau Mati meninggalkan belang, Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan Karya” itulah motto hidup yang dimiliki oleh Miss. Darma, seorang wanita sholehah, ibu dan seorang pendidik asal Kabupaten Wajo, Sulawesi-Selatan ini.

Motto tersebut yang telah menghantarkan beliau meraih prestasi berskala Nasional maupun Internasional , diantaranya:

  • Sebagai Penulis Buku  Terbaik  Antologi Puisi Nasional  berjudul Dear Aksara 2022
  • Juara Terbaik Menulis Resensi Buku Puisi Peringkat AntarBangsa 2020.  
  • Mengikuti baca puisi Hari Guru Asean (2020)
  • Mengikuti Baca Puisi Dunia 2020,
  • Mengikuti program Apresiasi Puisi Kemanusiaan Se Dunia (2020 )

Selain itu, beliau melahirkan banyak karya sastra berjudul:

  1. Menulis Pantun dalam Kompilasi Harta Intelek Warisan Pantun Tiga Serumpun (Malaysia, Indonesia, Singapur).
  2. Menulis pantun dalam Kumpulan Pantun Mutiara  Budaya Nusantara(2020).
  3. Menulis  buku”Pengalaman Covid-19” bersama penulis Malaysia 2020
  4. Menulis Antologi Syair “ Al-Ghina dari Persia” 2021
  5. Menulis Antologi Gurindam “ Menggamit gurindam” 2020
  6. Menulis Antologi  Puisi 10 Penyair Indonesia 2021
  7. Menulis   Buku Kumpulan Puisi 1000 Guru 2021.
  8. Menulis  Antologi Puisi Guru dan Dosen “Sang Acarya” 2020.
  9. Menulis  Antologi  “ Puisi dan Cinta Pertama”2020. Dan,  
  10. Menulis  Antologi Cerpen ” 10 Nopember Menyala di Dada”2020.
  11. Menulis Antologi Cerpen “ Wajah wajah Asing” 2020

Miss. Darma mengaku bahwa masih banyak tulisannya hasil menulis bareng di buku Antologi yang belum terbit.

” Syukur Alhamdulillah, di usia setengah abad ini saya masih bisa mengikuti berbagai lomba dan melahirkan karya buat dikenang oleh anak cucu kelak. Saya hanya ingin anak cucu saya kelak merasa bangga memiliki seorang ibu – nenek yang berprestasi, hingga tergerak hati mereka untuk meneruskan karya Sastra” ungkap Miss. Darma.

Tidak lupa terima kasihnya kepada Kepala MAN Bontang, Sugiannoor, S.Pd.I dan Kepala Madrasah sebelumnya Parmono, S.Ag. M.Pd. yang telah memberikan dukungan dan kesempatan luar biasa. Begitu juga dengan civitas akademika MAN Bontang, terutama Waka. Humas dengan suportnya, sharing dengan nuansa harmonis yang dirasakannya.

Dengan prestasi yang diraih, beliau terus bertekad untuk semangat dan loyal dalam pengabdian sebagai guru dan pendidik, serta dapat menjalankan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya, dilandasi tekadnya, menggenggam pepatah bijak, “Dimana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung”. (L.Roza)