Bontang (Madrasah) – Kepala Tata Usaha MAN Bontang, Hj. Salawati, S.Ag., menggelar sosialisasi aplikasi Srikandi bagi guru dan tenaga kependidikan di Perpustakaan Ulul Albab pada hari ini, Senin (17/02). Kegiatan bertujuan untuk mengenalkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) sebagai sistem digital dalam pengelolaan arsip.
Aplikasi Srikandi dikembangkan oleh pemerintah sebagai bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan penerapan aplikasi ini, diharapkan tata kelola arsip di lingkungan MAN Bontang menjadi lebih efektif, transparan, dan mudah diakses.
Dalam sosialisasi tersebut, Salawati menjelaskan bahwa Srikandi memungkinkan pencatatan, penyimpanan, serta penelusuran arsip secara digital, sehingga memudahkan akses informasi sekaligus meningkatkan efisiensi administrasi sekolah. “Ini sejalan dengan prinsip madrasah kita sebagai Sekolah Adiwiyata yang mengedepankan konsep paperless dalam berbagai aspek pengelolaan administrasi,” tambahnya.
Kepala MAN Bontang, Sugiannoor, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah maju dalam sistem administrasi sekolah. “Penerapan aplikasi Srikandi akan membantu sekolah dalam menjaga keteraturan dan keamanan arsip. Dengan sistem digital ini, akses terhadap dokumen penting menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pegawai di bawah kementerian lain telah lebih dulu menggunakan aplikasi ini, sehingga MAN Bontang perlu segera beradaptasi agar tata kelola arsip lebih modern dan sesuai standar pemerintahan digital.
Dihubungi terpisah, Kepala Perpustakaan Ulul Albab, Budiatun, S.Pd., menyambut baik sosialisasi ini. “Aplikasi Srikandi akan sangat membantu dalam pengelolaan arsip, terutama dalam menjaga ketersediaan dokumen secara digital dan mengurangi risiko kehilangan arsip fisik. Kami berharap seluruh tenaga kependidikan dapat segera beradaptasi dengan sistem ini,” ujarnya.
Para peserta sosialisasi menyadari pentingnya digitalisasi arsip sebagai langkah modernisasi dalam dunia pendidikan. (lr)