Bontang (Madrasah) – Program Adiwiyata MAN Bontang berkolaborasi dengan SMA IT Daarul Hikmah Boarding School dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Gaya Hidup Berkelanjutan” (Sustainable Lifestyle). Kegiatan ini menghadirkan Lena Roza, M.Pd., Waka Humas sekaligus Pembina Adiwiyata MAN Bontang, sebagai narasumber pada sesi yang berlangsung Jumat (14/02/2025) di Kampus DHBS Sekambing. Sesi untuk siswi akan menyusul pada Jumat depan di Kampus DHBS Tanjung Laut.
Dalam presentasinya, Lena Roza memaparkan materi bertajuk “Sustainable Lifestyle: Developing Composting Programs and Waste Banks in Schools”. Ia memperkenalkan konsep Waste School Management berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), mengajak peserta untuk mengubah cara pandang terhadap sampah sebagai sahabat yang dapat dikelola dengan bijak demi menciptakan lingkungan sekolah yang berkelanjutan.
Kepala MAN Bontang, Sugiannoor, S.Pd.I., M.Pd., memberikan dukungan penuh kepada Lena Roza untuk berbagi inspirasi dalam acara ini. “Langkah ini menjadi kontribusi penting untuk mengedukasi generasi muda,” ungkapnya singkat.
Acara berlangsung interaktif, dengan banyaknya pertanyaan dari peserta terkait implementasi gaya hidup berkelanjutan. Peserta menunjukkan antusiasme besar, mulai dari menanyakan langkah awal pengelolaan sampah hingga bagaimana membuat program bank sampah yang efektif di sekolah mereka.
“Bagaimana memastikan konsistensi siswa dalam memanfaatkan komposter di sekolah ?,” tanya salah satu peserta, yang dijawab dengan solusi praktis oleh Lena Roza.
Dimas Prayoga Wandana, salah satu siswa, mengungkapkan sesi ini sangat bermanfaat. “Kami mendapat banyak wawasan baru yang sebelumnya mungkin terlewat. Langkah kecil seperti ini bisa membawa perubahan besar,” kata Dimas.
Ms. Meilani, S.Pd., Koordinator Proyek P5 Kelas XI, turut memberikan apresiasi atas pemaparan yang disampaikan. “Saya sangat berterima kasih atas kehadiran Ibu Lena di tengah kami. Paparan beliau memberikan wawasan baru sekaligus membangkitkan semangat siswa. Melihat siswa MAN Bontang mampu menerapkan gaya hidup berkelanjutan menjadi motivasi besar bagi kami. Harapannya, siswa-siswi SMA IT DHBS dapat meneladani dan menerapkan hal serupa di sekolah kami,” sebut Ms. Meilani.
Kegiatan ini juga mendukung Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS), program unggulan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK), yang mendorong pengelolaan sampah melalui komposter dan bank sampah.
“Big changes start with small steps. Melalui langkah kecil seperti pengelolaan sampah, siswa belajar menciptakan perubahan besar,” ujar Lena Roza.
Sinergi antara MAN Bontang dan SMA IT DHBS menjadi langkah nyata untuk menanamkan prinsip sustainable lifestyle pada generasi muda. Dengan kolaborasi ini, kedua institusi turut berkontribusi dalam mencetak siswa yang peduli dan berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. (lr)