Bontang (Madrasah) – Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN Bontang tahun pelajaran 2025/2026 berlangsung sukses dan penuh semangat. Kegiatan yang digelar selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat (29–31 Oktober 2025), menjadi wadah pembentukan karakter kepemimpinan islami sekaligus penguatan kapasitas organisasi bagi para pengurus OSIM dan MPK.
Kepala MAN Bontang, Sugiannoor, S.Pd.I., M.Pd., membuka kegiatan secara resmi dengan materi “Integritas dan Etika Kepemimpinan Islami.” Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya menjadi pemimpin yang amanah, berakhlak mulia, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai keislaman dalam setiap pengambilan keputusan.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Lena Roza, M.Pd., kemudian melanjutkan dengan materi “Pemimpin Muda sebagai Agen Perubahan dan Problem Solver.” Ia menginspirasi peserta untuk menjadi generasi solutif dan visioner. Dalam penyampaiannya, Lena Roza menyampaikan pesan motivatif,
“Orang bijak berkata: Sang pemimpin sejati tidak banyak bicara, tapi banyak bekerja. Maka kami tunggu aksi para pengurus OSIM yang baru,” ujarnya penuh semangat.
Selanjutnya, Kuswari, S.Ag., memberikan materi “Manajemen Organisasi serta Fungsi OSIM, MPK, dan Tim Ekstrakurikuler,” guna memperkuat pemahaman peserta tentang struktur organisasi dan pentingnya kerja kolaboratif.
Adapun Zulfah HK, S.Ag., M.Pd.I., selaku Pembina OSIM, membimbing peserta melalui materi “Perencanaan Program OSIM Berbasis Data,” menekankan pentingnya analisis kebutuhan dan evaluasi berkelanjutan dalam setiap program kerja.
Kegiatan berlanjut dengan sesi “Public Speaking dan Peran MC” oleh Rizki Amelia, S.Hum., M.Pd., yang mengasah keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri peserta. Dilanjutkan dengan “Pengelolaan Acara (Event Management) dan Evaluasi” oleh Abdurrahim, S.Pd., yang membekali peserta dengan kemampuan merancang dan mengevaluasi kegiatan secara profesional.
Sebagai penutup, Drs. Muh. Aslam, S.Pd., M.A. menyampaikan materi “Komunikasi Efektif dan Kolaborasi Lintas Organisasi” yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan outbond di Taman Adipura, Kelurahan Bontang Kuala. Kegiatan lapangan ini menghadirkan suasana akrab, seru, dan mempererat kekompakan antar peserta.
Dalam kegiatan outbound ini, peserta diharapkan dapat:
1. Menghargai keberagaman ide dan pendapat dari anggota tim maupun organisasi lain, serta melihatnya sebagai kekuatan dalam pemecahan masalah.
2. Berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam setiap sesi kolaborasi, baik saat kegiatan outbound maupun setelah kembali ke madrasah.
3. Membawa semangat kebersamaan dan komunikasi terbuka sebagai bekal dalam interaksi sehari-hari di lingkungan madrasah, guna menciptakan suasana belajar dan berorganisasi yang positif.
Melalui kegiatan LDKS ini, para pengurus OSIM MAN Bontang diharapkan tumbuh menjadi pemimpin muda yang berintegritas, tangguh, dan inspiratif — siap menjadi motor penggerak kegiatan positif dengan semangat kepemimpinan islami, kolaboratif, dan berorientasi pada aksi nyata.(lr)

