Foto Berita172

Siswa MAN Bontang Ikuti Tes Kompetensi Akademik Tahun 2025

Bontang (Madrasah) — Sebanyak 164 siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang mengikuti pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu–Kamis, 5–6 November 2025, bertempat di ruang Laboratorium Komputer MAN Bontang dan dibagi ke dalam tiga sesi setiap harinya.

Tes Kompetensi Akademik merupakan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa pada akhir masa studi jenjang menengah. Pelaksanaan TKA tahun 2025 ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia bagi siswa SMA/MA dan SMK mulai tanggal 3 – 4 November 2025. Khusus untuk madrasah di Kota Bontang, kegiatan TKA dilaksanakan pada tanggal 5–6 November 2025.

Pada hari pertama, peserta mengerjakan tiga mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Sedangkan pada hari kedua, siswa mengikuti dua mata pelajaran pilihan sesuai jurusan atau minat akademiknya.

Pelaksanaan TKA di MAN Bontang mendapat monitoring langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam, Bapak Ali Mustafa, S.Ag., M.Pd., bersama Pengawas Pendidikan Madrasah, Ibu Khaerana, S.Ag. Secara umum, kegiatan ujian berjalan dengan tertib dan lancar.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Supiyah, S.Pd., selaku penanggung jawab teknis kegiatan, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini berjalan sesuai prosedur dan disiplin waktu. “Alhamdulillah seluruh siswa hadir dan menunjukkan keseriusan dalam mengerjakan soal,” ujarnya.

Kepala MAN Bontang, Sugiannoor, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan TKA yang berjalan lancar dan penuh semangat. “Kita berharap seluruh siswa dapat memperoleh hasil terbaik dan menjadikan TKA ini sebagai ajang evaluasi, validasi, serta motivasi untuk melangkah ke perguruan tinggi negeri,” ujarnya.

Salah satu peserta, Zida dari kelas XII A, mengaku senang bisa mengikuti TKA karena menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan diri menghadapi seleksi perguruan tinggi. “Soalnya menantang, tapi pengalaman ini sangat bermanfaat untuk masa depan,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan TKA, para guru turut memberikan pendampingan dan motivasi, sementara para orang tua juga menyampaikan dukungan dan doa agar putra-putri mereka dapat meraih hasil yang maksimal. Dengan kolaborasi antara madrasah, siswa, dan orang tua, diharapkan seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaiknya serta membawa nama baik MAN Bontang di tingkat nasional. (lr)